pendidikan kesehatan
Sabtu, 18 Juni 2016
Senin, 08 Desember 2014
sap tb paru
SAP TB Paru
SATUAN ACARA
PENYULUHAN
TB PARU
Judul
: TB Paru
Hari/tanggal
: jum’at/10 februari 2012
Tempat
: Ruang Interna 2
Lama
: 30 menit
Penyaji
:
Audiens
: Keluarga / klien di ruang Interna 2
A. Tujuan
Instruksional Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit klien
/ keluarga diharapkan dapat mengerti tentang penyakit
TB Paru
B. Tujuan Instruksional Khusus
1. Menjelaskan pengertian TB Paru
2. Menjelaskan tentang penyebab TB Paru
3. Menjelaskan tentang bagaimana penularan TB Paru
4. Menjelaskan tentang tanda dan gejala TB Paru
5. Menjelaskan tentang pengobatan TB Paru
6. Menjelaskan tentang pencegahan TB Paru
C. Sasaran
Adapun
sasaran dari penyuluhan ini ditujukan khususnya kepada klien dan keluarga klien
di Ruang Interna 2 RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan
D. Materi (terlampir)
1. Pengertian TB Paru
2. Penyebab
TB Paru
3. Penularan
TB Paru
4. Tanda dan gejala TB Paru
5. Pengobatan
TB paru
6. Pencegahan
TB Paru
E. Alat
Bantu :
Menggunakan alat bantu flipchart
F. Metode
1.
Ceramah dan tanya jawab.
2.
Leaflet.
- Kegiatan Penyuluhan
NO
|
WAKTU
|
KEGIATAN
PENYULUHAN
|
KEGIATAN
PESERTA
|
1.
|
5 menit
|
Pembukaan
:
1.
Mengucapkan salam.
2.
Menjelaskan nama dan akademi
3.
Menjelaskan tujuan penyuluhan
4.
Menyebutkan materi yang diberikan.
5.
Menanyakan kesiapan peserta
|
Menjawab salam
Mendengarkan
Mendengarkan
|
2.
|
10 menit
|
Pelaksanaan
:
1.
Penyampaian materi
a. Menjelaskan pengertian TB paru
b. Menjelaskan penyebab
TB Paru
c. Menjelaskan bagaimana
penularan TB Paru
d. Menjelaskan tanda dan
gejala TB paru
e. Menjelaskan pengobatan
TB Paru
f.
Menjelaskan pencegahan TB Paru
2.
Tanya jawab
a. Memberikan kesempatan
kepada peserta untuk bertanya
|
· Mendengarkan
· Bertanya
|
3.
|
10 menit
|
Evaluasi:
1.
Menanyakan kembali hal-hal yang sudah dijelaskan mengenai TB Paru
2.
Meminta CI dan CT untuk memberikan masukan dan saran pada penyuluhan yang
sudah dilakukan
|
Menjawab
Menjelaskan
Memperhatikan
|
4.
|
5 menit
|
Penutup :
1.
Menutup pertemuan dengan menyimpulkan materi yang telah dibahas
2.
Memberikan salam penutup
|
Mendengarkan
Menjawab salam
|
- Evaluasi :
1.
Peserta mampu mengulangi penjelasan yang telah disampaikan oleh perawat
2.
Peserta mampu menjawab pertanyaan yang diajukan perawat
3.
Penilaian
- Pengorganisasian
1.
Penyaji
:
2.
Moderator
:
3.
Fasilitator
:
4.
Notulen
:
5.
Observer
:
6.
Pembimbing Lahan Praktek :
7.
Pembimbing Akademik :
TB PARU
A. Apakah TBC Paru itu dan bagaimana cara
penularannya
1.
Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang
disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis
2.
Kuman disebarkan kepada orang lain melalui batuk,
bersin, meludah disembarang tempat dari orang yang menderita penyakit TBC
3.
Kuman tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui
udara pernafasan ke dalam paru
4.
Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak
terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja.
B. Apa saja tanda dan gejala penyakit TBC Paru
1.
Batuk berdahak
2-3 minggu atau lebih
2.
Demam tanpa sebab lebih dari 1 bulan
3.
Keringat malam tanpa kegiatan
4.
Penurunan berat badan dan kurang nafsu makan
5.
Perasaan tidak enak dan badan terasa lemah
6.
Sesak napas dan
nteri dada
7.
Pernah batuk
bercampur bercak darah
C. Apa yang harus dilakukan bila ada tanda dan gejala penyakit
TBC Paru tersebut
1.
Segera periksa
ke puskesmas / RS
2.
Lakukan
pemeriksaan dahak untuk memastikan adanya kuman TBC didalam tubuh
3.
Pemeriksaan foto rontgen dada
4.
Test Mantoux untuk anak-anak
D. Apakah penyakit TBC Paru dapat disembuhkan
Penyakit TBC “DAPAT” disembuhkan, bila berobat dengan teratur dan benar
sampai tuntas selama 6-8 bulan
E. Berbahayakah penyakit TBC paru itu
1.
Di Indonesia
TBC adalah penyebab kematian nomor 2 setelah penyakit jantung dan
pembuluh darah
2.
Indonesia
adalah negara ke-3 di dunia yang banyak menderita penyakit TBC setelah Cina dan
India
3.
Setiap tahun
muncul 500 ribu kasus baru dan lebih dari 140 ribu lainnya meninggal
4.
Setiap empat menit sekali satu orang meninggal akibat
TBC di Indonesia.
5.
Di seluruh
dunia terdapat sekitar 2-3 juta orang meninggal akibat TBC setiap
tahunnya
6.
Penderita TBC
yang tidak berobat dapat menularkan penyakitnya kepada sekitar 10-15 orang
7.
Bila tidak
diobati, 50 % penderita akan meninggal dunia
F. Kapan penderita TBC Paru dinyatakan sembuh
1.
Setelah minum
obat secara teratur dan benar, akan dilakukan pemeriksaan ulang dahak pada
akhir bulan ke 2,5 dan 6 pengobatan
2.
Bila hasilnya
kuman TBC sudah negatif atau hasil rontgen paru baik, maka penderita
dinyatakan ”SEMBUH”
G. Apakah penyakit TBC
Paru bisa kambuh
1.
”BISA”...Apabila
orang yang sudah sembuh dari TBC masih tetap kontak dengan penderita TBC
positif lainnya
2.
Jika daya tahan
tubuh lemah bisa ketularan dari penderita yang kuman TBCnya positif
3.
Oleh karena
itu, setiap orang yang mempunyai gejala TBC dilingkungannya (keluarga, teman,
rekan kerja) harus memeriksakan dirinya ke puskesmas/RS untuk menghindari
penularan.
H. Bagaimana cara mencegah penularan penyakit TBC Paru
1. Untuk Penderita TBC Paru
1.
Minum obat
secara teratur sampai selesai.
2.
Menutup mulut
waktu bersin atau batuk.
3.
Tidak meludah
di sembarang tempat.
4.
Meludah di
tempat yang kena sinar matahari atau di tempat yang diisi sabun atau karbol
5.
Makan makanan
yang bergizi
6.
Berhenti
merokok, minum alkohol, narkoba dan sering begadang
2. Untuk keluarga
1.
Jemur tempat
tidur bekas penderita secara teratur,
2.
Buka jendela
lebar-lebar agar udara segar & sinar matahari dapat masuk, karena kuman TBC
akan mati bila terkena sinar matahari
3.
Vaksin BCG
untuk bayi baru lahir.
I. Apa obat TBC Paru
1.
ISONIAZID
2.
RIFAMPICIN
3.
PYRAZINAMIDE
4.
ETHAMBUTOL
5.
STREPTOMYCIN
J. Bagaimana cara minumnya
1. Tahap Intensif
1.
Selama 2 bulan
2.
Obat diminum
setiap hari
3.
Obat diminum
pagi hari, sebelum makan/saat perut kosong
2. Tahap Lanjutan
1.
Selama 4 bulan
2.
Obat diminum 3
x seminggu
3.
Obat diminum
pagi hari, sebelum makan/saat perut kosong
DAFTAR PUSTAKA
Muttaqin, A. 2008, Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem
pernapasan,
Salemba Medika. Jakarta Hal: 72-82
Zulkifli Amin, Asril Bahar, 2006. Tuberkulosis Paru, Buku Ajar Ilmu
Penyakit Dalam, Jakarta: UI
Langganan:
Postingan (Atom)

